Sabtu, 18 Februari 2012

Korban Ganja: jiwa, materi, dan sosial

  Ganja sudah tidak asing dikuping kita, ia akan membahayakan bagi para pecandunya. Sebagaimana yang diungkapkan oleh para ahli fiqih Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Beliau berkata dalam kitabnya As-Siyaasah Asy-Syar’iyah fii Ishlaah Ar-Raa’ii wa Ar-Ra’iyah yang intinya sebagai berikut: “Hukum ganja adalah Haram. Orang yang mengonsumsinya harus dihukum had, seperti hukuman yang dijatuhkan kepada peminum khamr. Genja lebih berbahaya dari pada khamr, sebab ia dapat merusak akal dan mental, sehingga seorang laki-laki akan menjadi banci atau tidak memiliki rasa cemburu lagi terhadap istrinya.”
   Berdasarkan penemuan para dokter, bahwa ganja dapat mendatangkan lebih dari 300 jenis penyakit diantaranya: fragmentasi hati, penglihatan lemah, badan loyo, gigi rusak, penyakit lepra dan sopak, banyak lupa, dan hilang rasa malu. Selain menimbulkan beragam penyakit, bagi orang yang mengonsumsinya, ia akan menularkannya kepada siapa saja yang menggunakan pipa hisapnya.
   Dr. Sayyid Imad, seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Ohio, antara lain bahwa kekebalan tubuh seorang penghisap ganja terhadap serangan virus, jamur, dan kanker, akan menurun. Menghisap ganja juga akan mempercepat detak jantung dan menyebabkan kering pada kerongkongan dan mulut. Selain itu, akan menyebabkan penyumbatan pada hidung dan saluran pernapasan, kongesti pada mata dan warnanya menjadi kemerahan, dan mengendornya kelopak mata.
   Sementara itu Dr. Ahmad Abdul Aziz Syaraf berkata: “Apabila seseorang mengonsumsi ganja atau salah satu hasil olahannya yang diproses secara kimiawi dalam takaran pertengahan, hal itu akn menyebabkan pusat saraf otaknya menjadi tumpul, sehingga kesadarannya akan banyak berkurang dan daya pemahamannya akan hilang. Dengan meminumnya, kelenjar dan saraf yang berhubungan dengan panca indra dan pusat saraf otak, khususnya yang berkaitan dengan waktu, jarak tempuh, dan daya rasa (sensitivitasnya), akan rusak. Oleh karena itu, ia tidak akan ada lagi memiliki kemampuan  untuk memperkirakan waktu dan jarak tempuh. Ganja juga dapat mematikan perasaan seseorang berkaitan dengan tanggung jawab dan kehormatan. Dengan demikian, pecandu ganja akan menjadi anggota masyarakat yang tidak brguna, sarafnya terganggu, lamban dalam berpikir dan bodoh.”
   Apabila kita memperhatikan lebih jauh hal-hal yang menimpa pecandu tersebut, maka kita akan dapat melihat sorang yang kaya akan jatuh miskin dalam waktu yang singkat. Sebab semua hartanya akan ia jual demi untuk membeli ganja.tubuh seorang pecandu ganja akan lemah dan kurus, sehingga ia tidak dapat melakukan pekerjaan, dia akan menjadi beban istri, anak-anak, dan bahkan orang tuanya. 

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Blogroll

Copyright © 2012. Info Lengkap - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz